|
Kesenian
Merupakan
Fokus Kebudayaan Bali
|
Kesenian pada masyarakat Bali
merupakan satu kompleks unsur yang tampak amat digemari oleh warga
masyarakatnya, sehingga tampak seolah-olah mendominasi seluruh kehidupan
masyarakat Bali. Atas dasar fungsinya yang demikian, kesenian merupakan
satu fokus kebudayaan Bali.
Daerah Bali sangat kaya dalam bidang kesenian. Seluruh cabang kesenian
tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Bali yang meliputi
seni rupa, seni pertunjukan dan seni sastra.
|
 |
Seni
rupa mencakup satu cabang kesenian yang terdiri dari seni pahat,
seni lukis dan seni hias. Seni pahat pada masyarakat Bali telah
mengalami suatu perkembangan yang panjang, yaitu (1) patung-patung
yang bercorak megalitik yang berasal dari jaman pra Hindu dan dipandang
sebagai penghubung manusia dengan nenek moyang dan kekuatan alam;
(2) arca dewa-dewa, sebagai media manusia dengan dewa-dewa dan jenis
ini merupakan pengaruh Hindu Budha; (3) patung bertemakan tokoh-tokoh
dari ceritera Ramayana dan Mahabrata; (4) bentuk-bentuk relief yang
dipahatkan pada tembok pintu rumah dan tiang rumah; (5) patung-patung
naturalis.
Begitu pula halnya seni lukis, juga telah mengalami perjalanan yang
panjang. Di mulai dari lukisan-lukisan yang bersifat simbolis magis
seperti rerajahan lukisan-lukisan religius, seperti lukisan pada
parba, langit-langit dan ider-ider sampai kepada lukisan-lukisan
naturalis.
|
| Seni tradisional menurut fungsinya digolongkan atas
tiga jenis : (1) tari wali (tarian sakral), yaitu tari keagamaan yang
keramat; (2) tari bebali, yaitu tari pengiring upacara, (3) tari balih-balihan
yaitu tari-tari yang berfungsi sebagai hiburan. Jenis tari sakral
dimaksud adalah (a) tari sanghyang dedari; (b) tari rejang sutri;
(c) tari pendet; (d) tari baris gede, tumbak, baris jangkang, baris
palung, pusi, sraman, tekok jago; (e) topeng pajangan; (f) wayang
lumah, wayang sudhamala; (g) tari abuang; (h) tari bruntuk; (i) tari
daka malon; (j) tari ngayap; (k) tari kincang kincung; (l) alat pakaian/gandar
yang oleh masyarakat setempat disakralkan. |
|
Seni sastra merupakan warisan budaya
yang luhur dan merupakan referensi serta sumber dari bentuk seni
lainnya. Sejak jaman dulu masyarakat Bali telah mengenal tulisan
atau aksara Bali. Keseluruhan seni sastra Bali mencakup lima jaman
yaitu : kesusastraan Bali Purba, Bali Hindu, Bali Jawa, Bali Baru
dan Bali Modern.
|
|
 |
|
Tari Barong |
|
Jadwal Pertunjukkan
Tari Barong
• Batutegal, Batubulan Tiap Hari pukul 9.30 Wita
• Puri Saren, Ubud, Tiap Jumat, pukul 18.30 Wita Tari
Legong
• Puri Saren, Ubud Tiap Senin dan Sabtu pukul 9.30 Wita
• Peliatan Ubud, Tiap Jumat, pukul 19.30 Wita
Sendratari Ramayana
• Puri Saren, Ubud Tiap Selasa, pukul 20.30 Wita
• Puri Dalem,Ubud, Tiap Senin, pukul 19.30 Wita
Tari Kecak
• Art Centre, Denpasar Tiap hari 19.00 Wita
|
|