Make your own free website on Tripod.com

 


WISATA
MUSEUM LE MAYEUR




Pantai Sanur adalah Pantai yang sangat indah dan merupakan tempat rekreasi yang sangat menarik bagi wisatawan. Dalam sejarah perang Puputan Badung pada tanggal 18 Nopember 1906 pantai Sanur adalah tempat pendaratan tentara Belanda untuk menyerang kerajaan Badung. Pantai Sanur diproklamasikan oleh seorang asing, terutama oleh seorang pelukis yang bernama A.J. Le Mayeur. Ia datang ke Bali pada tahun 1937, karena daya tarik Pantai Sanur yang sangat indah, maka Le Mayeur memutuskan untuk menetap di Sanur dengan mendirikan tempat untuk melukis. Le Mayeur menikah dengan gadis modelnya yang bernama Ni Polok yang juga penari yang sangat terkenal pada jamannya yang berasal dari Desa Kelandis. Sanggar Le Mayeur penuh dengan koleksi lukisan dan buku-bukunya yang sangat menarik, yang disimpan dalam bangunan yang berasitektur Bali. Beberapa lukisannya menggunakan kanvasnya, yang terbuat dari kain goni yang mengesankan bahwa lukisan tersebut dibuat pada jaman Jepang dimana untuk mendapatkan kain kanvas adalah sangat sulit. Le Mayeur meninggal pada tahun 1959 di Belgi. Makanya sanggarnya tersebut diserahkan kepada pemerintah RI untuk dijadikan Museum Le Mayeur.

Lokasi
Museum Le Mayeur terletak 6 Km arah Timur dari pusat kota Denpasar, 200 m di Utara dari Hotel Grand Bali Beach. Dari Denpasar dapat dicapai dengan sepeda motor, kendaraan umum (Bemo) dari stasiun Kreneng yang menghubungkan Denpasar-Sanur.