Make your own free website on Tripod.com

 


WISATA
PURA PENATARAN SASIH




Identifikasi dan Daya Tarik
Enam puluh persen benda-benda peninggalan kuno di Bali terdapat di Desa Pejeng. Patung-Patung tua dan Pusaka-Pusaka bersejarah tersimpan di setiap lingkungan pura di Desa ini. Salah satu barang kuno jaman Pra Hindu adalah Nikara Perunggu yang tersimpan di lingkungan Pura Pernataran Sasih.

Lokasi
Lingkungan pura ini terletak di tengah-tengah Desa Pejeng di tepi jalan raya menuju Tampak Siring, kira-kira 8 km sebelah Barat Kota Gianyar dan 27 Km dari kota Denpasar. Di halaman depan lingkungan pura terdapat beberapa beberapa pedagang souvenir dan diseberang jalan raya terdapat juga sanggar pelukis. Tidak jauh ke arah Utara di sebuah perempata terdapat juga warung-warung makanan dan minuman.

Kunjungan
Hingga sekarang lingkungan Pura Penataran Sasih banyak dikunjungi olh wisatawan mancanegara untuk melihat-lihat dan untuk penelitian.

Deskripsi
Lingkungan Pura Penataran Sasih ini menjadi sangat terkenal karena di sini terdapat sebuah Nikara Perunggu yang sangat besar dengan tinggi 186,5 cm dengan garis tengah 160 Cm. Nikara Perunggu ini sebenarnya berasal dari jaman Prasejarah atau Pra Hindu, yang juga terkenal dengan nama "Bulan Pejeng" karena dianggap sebagai "Bulan" yang jatuh ke bumi. Oleh karena itu lingkungan Pura ini disebut lingkungan Pura Penataran Sasih (Sasih=Bulan). Yang sangat menarik perhatian adalah, hiasan Bulan Pejeng yang berbentuk kedok muka yang disusun sepasang-sepasang dengan matanya yang besar membelalak, telnganya yang panjang dan anting-antingnya yang dibuat dari uang kepeng dan hidungnya berbentuk segi tiga. Bulan Pejeng ini dianggap subangnya Kebo Iwa. Di dalam lingkungan Pura ini juga terdapat sejumlah Arca-arca Kuno yang penting.