Make your own free website on Tripod.com

 


WISATA
PANTAI LOVINA




Identifikasi dan Daya Tarik
Kawasan Wisata Lovina ini merupakan kawasan wisata pantai dengan daya tarik utamanya adalah pantai dengan air laut yang tenang, pasir berwarna kehitam-hitaman, karang laut dengan ikan-ikan tropisnya. Karena sifat lautnya yang tenang, lovina ini sangat cocok untuk rekreasi air seperti menyelam, snorkling, berenang, memancing, berlayar, mendayung dan sekedar berendam di air laut. Disamping daya tarik tersebut di atas, dapat dicatat di sini adalah adanya ikan lumba-lumba dalam habitat aslinya. Ikan lumba-luma ini yang jumlahnya ratusan dapat dilihat di pagi hari, kurang lebih satu kilometer lepas pantai. Ikan lumba-lumba yang menyelam, melompat di atas permukaan air dengan pemandangan untaian gunung di sebelah Selatannya, langit kemerah-merahan bertanda terbitnya matahari merupakan suatu pemandangan yang memberikan daya tarik yang sangat memikat. ' Kawasan Lovina ini juga ditunjang oleh banyak daya tarik wisata di sekitarnya yangmudah dicapai dari Lovina. Daya tarik pariwisata di sekitar Lovina antara lain : Ar Panas banjar, Wihara Buddha, Air Terjun Gigit, dan desa-desa di sekitarnya yang sangat ideal untuk mereka yang mencintai alam.

Lokasi
Secara resmi, kawasan ini disebut wisata Kalibukbuk, namun lebih dikenal dengan kawasan wisata Lovina. Kawasan ini meliputi 2 Kecamatan, yaitu Desa Pemaron, Desa Tukadmungga, Desa Anturan dan Desa Kalibukbuk masuk Kecamatan buleleng sedangkan Desa Kaliasem dan Desa Temukus masuk Kecamatan Banjar. Kedua-duanya terletak di Kabupaten Daerah Tingkat II Buleleng. Desa yang terletak paling Timur yaitu Desa Pemaron 5 km Barat Singaraja dan Desa paling barat yaitu Desa Temukus 12 km Barat Singaraja. Pusat kawasan Lovina terletak 10 km dari Kota Singaraja.

Fasilitas
Kawasan wisata Lovina sementara ini menjadi pusat fasilitas kepariwisataan di Kabupaten Daerah Tingkat II Buleleng yaitu berupa akomodasi baik hotel berbintang, hotel melati, pondok wisata maupun homestay, rumah makan, toko cendramata, angkutan, money changer, pelayanan informasi pariwisata, wartel dan lain-lain.

Kunjungan
Sebagai kawasan wisata dan pusat fasilitas pariwisata di Buleleng maka Lovina mendapat kunjungan yang terbesar dari wisatawan yang datang ke Buleleng. Berdasarkan hasil survey pariwisata tahun 1992, dari jumlah wisatawan yang menginap di Buleleng, 90 % menginap di Lovina.

Dekripsi
Tidak ada bukti-bukti atau sumber-sumber yang jelas bagaimana asal-usulnya nama Lovina ini. Berdasarkan keterangan putra-putra almarhumAnak Agung Panji Tisna, keturunan raja Buleleng dan sastrawan yang terkenal, bahwa Lovina diberikan oleh almarhum atau suatu tempat milik almarhum, yang terletak di Desa Kaliasem, dimana pertama kali beliau membangun bungalow sebagai tempat peristirahatan. Konon nama Lovina diambil dari nama hotel kecil di India yaitu Lafeina dimana beliau menginap dan menulis buku dengan judul Ni Ketut Widhi, yang kemudian buku ini diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa dan untuk mengenang nama hotel kecil tersebut maka diberilah nama Lovina tanah milik almarhum. Akan tetapi ada juga versi lain bahwa nama lovina diberikan karena adanya dua buah pohon santen yang ditanam oleh putra beliau yang kemudian tumbuh saling berpelukan. Dalam hal Lovina berasal dari bahasa latin berarti saling mengasihi atau saling menyayangi. Nama Lovina kemudian oleh Bupati Kepala Daerah Tingkat II Buleleng, Drs. I Ketut Ginantra selama masa jabatan beliau dari tahun 1988 sampai 1993, diartikan sebagai singkatan dari love dan ina yang artinya cinta Indonesia.