Make your own free website on Tripod.com

 

KABUPATEN KLUNGKUNG





Keadaan Geografi
Kabupaten Klungkung merupakan kabupaten yang paling kecil dari 8 Kabupaten di Bali. Terletak diantara 115 derajad 21'28" - 115 derajad 37'43" Bujur Timur dan 8 derajad 27'37" - 8 derajad 49'00" Lintang Selatan, dengan batas-batas, sebelah Utara Kabupaten Bangli, sebelah Timur Kabupaten Karangasem, sebelah barat Kabupaten Gianyar dan sebelah Selatan Samudra Hindia, mempunyai luas 315 Km2. Secara fisik wilayah Kabupaten Klungkung sepertiganya (112,16 Km2) terletak di daratan Pulau Bali dan dua pertiganya (202, 84 Km2) lagi merupakan daerah kepulauan yaitu Pulau Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Menurut penggunaannya luas wilayah Kabupaten Klungkung terdiri dari lahan sawah 4.049 Ha, lahan kering 9611 Ha, hutan negara 202 Ha, tanaman perkebunan 10.061 Ha dan lahan lain-lain 7.577 Ha. Panjang pantai di daratan Klungkung sekitar 20 km dan di kepulauan Nusa Penida mencapai 70 km. Keadaan pantai di sebelah Utara Kepulauan Nusa Penida merupakan perairan pantai sedang di sebelah selatan sangat curam. Sehingga tidak bisa dimanfaatkan untuk kegiatan nelayan oleh penduduk setempat. Permukaan tanah pada umumnya tidak rata, bergelombang bahkan sebagian besar berupa bukit-bukit terjal yang kering dan tandus. Hanya sebagian kecil saja merupakan dataran rendah. Tingkat kemiringan tanah di atas 40 % (terjal) adalah seluas 16,47 Km2 atau 5, 23 % dari seluruh luas wilayah Kabupaten Klungkung. Sedangkan bukit atau gunung yang tertinggi bernama Gunung Mundi terletak di Kecamatan Nusa Penida. Di Kabupaten Klungkung tidak terdapat air danau, yang ada adalah air yang bersumber dari mata air dan air sungai. Air sungai hanya terdapat di wilayah Kabupaten Klungkung daratan yang mengalir secara tetap setiap sepanjang tahun. Sedangkan di wilayah Kecamatan Nusa Penida sama sekali tidak ada sungai. Walaupun demikian di Kecamatan Nusa Penida terdapat air yang bersumber dari mata air atau air hujan yang ditampung dengan cubang oleh penduduk setempat. Ditinjau dari segi iklim, Kabupaten Klungkung termasuk daerah yang beriklim tropis. Bulan-bulan basah dan bulan-bulan kering antara wilayh Klungkung yang ada di daratan Bali dan wilayah Nusa Penida sangat berbeda. Bulan-bulan basah di daratan Klungkung dalam tahun 1997 selama 10 bulan, dan di Kecamatan Nusa Penida bulan-bulan hujan 10 bulan dengan curah hujan 924 mm.

Pemerintahan
Secara administrasi Kabupaten Klungkung, terbagi menjadi 4 kecamatan, 59 desa/kelurahan dan 241 dusun/lingkungan. Selain desa/kelurahan juga terdapat desa adat disebut banjar adat. Di Kabupaten Klungkung terdapat 87 desa adat dan 391 banjar adat. Menurut hasil sensus penduduk tahun 1990 wilayah ini ditempati oleh 150.493 jiwa. Sebagian tinggal di wilayah daratan Bali dan sebagian lagi di kepulauan Nusa Penida. Adanya program pembangunan desa diharapkan dapat meningkatkan taraf kehidupan desa/kelurahan di Kabupaten Klungkung menjadi lebih maju dan sejahtera. Hal ini akan dapat dilihat dari data tentang keadaan desa/kelurahan. Demikian pula halnya data tentang tingkat perkembangan LKMD, yang semuanya sudah berkategori 3. Disamping itu nilai proyek inpres bantuan desa juga mengalami peningkatan yang cukup berarti. Pada tahun anggaran 1997/1998 berjumlah Rp 515.368.000 naik sekitar 17,17% dibandingkan dengan keadaan tahun 1992/1993 yang sebesar Rp 439.830.000. Pemilihan Umum sebagai sarana demokrasi telah menghasilkan komposisi wakil-wakil rakyat di DPRD tingkat II Klungkung. Berdasarkan hasil pemilu 1992, komposisinya adalah untuk fraksi ABRI 4 orang, fraksi PDI 1 orang, dan untuk fraksi PPP belum dapat menempatkan wakilnya di DPRD. Produktivitas keputusan yang dihasilkan oleh DPRD Tingkat II Klungkung selama tahun 1997 adalah sebanyak 44 buah, dengan rincian : Peraturan Daerah 25 buah, keputusan Dewan 21 buah, usul/saran 3 buah.

Penduduk
Menurut hasil pencacahan lengkap sensus penduduk 1990 penduduk Kabupaten Klungkung berjumlah 150.493 jiwa. Jumlah ini meningkat sebesar 0,12% per tahunnya dibandingkan jumlah penduduk tahun 1980. Persebaran penduduk sangat tidak merata di empat kecamatan, sekitar 71,48% berada di daratan pulau Bali yaitu Kecamatan Banjaragkan, Klungkung dan Dawan sedangkan 28,52% berada di seberang lautan, yaitu kecamatan Nusa Penida (terdiri dari Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan). Dengan demikian kepadatan penduduknya juga sangat timpang, kepadatan penduduk perkilometer persegi di Kecamatan Nusa Penida 230 orang, Banjarangkan 781 orang, Klungkung 1.640 orang dan Dawan 899 orang.

Sosial
• Pendidikan Peningkatan partisipasi sekolah penduduk tentunya harus diimbangi dengan penyediaan sarana fisik pendidikan maupun tenaga guru yang memadai. Pada jenjang SD jumlah murid turun 2,16 % di jenjang SLTP jumlah murid turun 1,95% sedang di jenjang SMU jumlah murid naik sekitar 1,54%. Di Kabupaten Klungkung hanya ada 1 perguruan tinggi swasta yaitu IKIP PGRI.
• Kesehatan Sarana kesehatan berupa Rumah Sakit di Kabupaten Klungkung ada 2 buah yaitu RSU Klungkung dan RS Semara Husada, sedangkan banyaknya Puskesmas tetap dan puskesmas pembantu mengalami perubahan yaitu masing-masing berjumlah 9 buah dan 53 buah . Disamping penyediaan sarana kesehatan untuk meningkatkan pelayana kesehatan kepada masyarakat, usaha penyediaan tenaga kesehatan juga ditingkatkan. Jumlah dokter meningkat dari 50 menjadi 53 orang pada tahun 1997. Sedangkan jumlah paramedis yang meliputi perawat dan bidan tahun 1997 tercatat 313 orang, sedangkan tenaga non medis sebanyak 168 orang. Perkembangan jumlah klinik KB tahun 1997 mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan keadaan